Logo

Jenis Kanker Payudara: Kenali Ciri dan Perbedaannya

Penulis: Tim Kaiser Cancer Center

Bagikan:

detail image article
General Topic

Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling umum menyerang wanita. Setiap jenis memiliki karakteristik, tingkat keparahan, dan pendekatan pengobatan yang berbeda. Ada yang bersifat noninvasif dan dapat ditangani sejak dini, namun ada pula yang agresif dan memerlukan terapi intensif.

Memahami jenis kanker payudara serta ciri-ciri kanker ganas sangat penting untuk membantu dokter menentukan terapi yang paling tepat sejak awal. Berikut penjelasan lengkapnya.

Jenis Kanker Payudara Noninvasif

Kanker payudara noninvasif, atau carcinoma in situ, adalah kanker stadium awal yang belum menyebar ke jaringan sekitar. Meski tidak langsung mengancam jiwa, jenis ini tetap perlu ditangani agar tidak berkembang menjadi kanker invasif.

Lantas, berapa jenis kanker payudara noninvasif? Pada dasarnya, terdapat dua jenis kanker payudara noninvasif, yakni ductal carcinoma in situ dan lobular carcinoma in situ. Berikut adalah masing-masing penjelasannya:

1. Ductal Carcinoma In Situ (DCIS)

DCIS adalah jenis noninvasif paling umum, tumbuh di saluran susu (duktus). Meski belum menyebar, DCIS dapat berkembang menjadi kanker invasif jika tidak ditangani. Pemeriksaan seperti mamografi dapat membantu deteksi lebih awal.

2. Lobular Carcinoma In Situ (LCIS)

Berbeda dengan DCIS, LCIS berkembang di lobulus, yaitu kelenjar penghasil susu. Meski tidak selalu berkembang menjadi kanker ganas, LCIS meningkatkan risiko kanker payudara di masa depan. Pemantauan rutin sangat dianjurkan.

Oleh karena itu, pasien dengan LCIS disarankan untuk menjalani pemantauan rutin oleh dokter. Beberapa ahli juga menyebut kondisi ini sebagai lobular neoplasia, yaitu pertumbuhan sel abnormal di lobulus payudara yang dapat bersifat jinak maupun berkembang menjadi ganas.

Jenis Kanker Payudara Invasif

Berbeda dari kanker payudara noninvasif, kanker payudara invasif telah menyebar keluar dari tempat asalnya ke jaringan payudara, kelenjar getah bening, atau organ lain. Jenis ini cenderung lebih berbahaya dan memerlukan pengobatan intensif.

Jadi, jenis invasif cenderung lebih berbahaya dan membutuhkan pengobatan intensif. Beberapa jenis kanker payudara invasif adalah:

1. Invasive Ductal Carcinoma (IDC)

IDC adalah bentuk kanker payudara invasif yang paling umum, mencakup sekitar 70–80% dari keseluruhan kasus kanker payudara. Kanker IDC dimulai dari saluran susu dan menyebar ke jaringan sekitarnya.

Penderita biasanya merasakan benjolan keras pada payudara. Sementara prognosis tergantung pada stadium, sifat molekul tumor, dan seberapa jauh penyebarannya.

2. Invasive Lobular Carcinoma (ILC)

ILC merupakan tipe kanker invasif kedua yang paling umum, yakni sekitar 10–15% dari keseluruhan kasus kanker payudara. Kanker ini berkembang di lobulus dan sering kali sulit terdeteksi karena tidak membentuk benjolan, melainkan tumbuh menyebar seperti garis (single-file). Pemeriksaan pencitraan, seperti MRI, diperlukan untuk membantu deteksi secara lebih akurat.

3. Triple-Negative Breast Cancer

Triple-negative breast cancer (TNBC) tidak memiliki reseptor estrogen, progesteron, maupun HER2. Karena itu, terapi hormonal dan target HER2 tidak efektif.

TNBC cenderung agresif dan lebih sering menyerang wanita muda. Pengobatannya meliputi kemoterapi, imunoterapi, dan PARP inhibitors.

4. HER2-Positive Breast Cancer

HER2-Positive Breast Cancer disebabkan oleh produksi berlebih protein HER2 (Human Epidermal Growth Factor Receptor 2) yang memicu pertumbuhan sel kanker. Meski agresif, terapi target seperti trastuzumab dan trastuzumab deruxtecan telah meningkatkan peluang kesembuhan, bahkan untuk kasus HER2-low.

5. Inflammatory Breast Cancer

Inflammatory breast cancer adalah jenis kanker agresif yang tidak membentuk benjolan, melainkan menyebabkan payudara tampak merah, bengkak, dan hangat.

Gejalanya sering mirip infeksi sehingga diagnosis sering kali terlambat. Jenis ini biasanya ditemukan pada wanita muda dan memerlukan pengobatan segera.

Jenis Kanker Payudara yang Langka

Beberapa tipe kanker payudara lebih jarang ditemukan, tetapi berisiko tinggi apabila tidak mendapat penanganan yang tepat dan cepat. Beberapa di antaranya yaitu:

1. Penyakit Paget (Paget’s Disease)

Berbeda dari Paget’s disease pada tulang, jenis ini menyerang puting dan areola.

Paget’s disease biasanya muncul bersama DCIS atau kanker invasif lainnya yang mendasari.

Gejalanya meliputi kulit kering, gatal, mengelupas, atau keluar cairan dari puting.

2. Angiosarcoma

Angiosarcoma berkembang di pembuluh darah atau limfatik payudara. Jenis ini sangat jarang terjadi dan tumbuh dengan cepat, kadang bahkan muncul setelah terapi radiasi. Termasuk kanker payudara yang agresif, angiosarcoma memerlukan tindakan medis segera.

3. Tumor Phyllodes

Tumor ini berasal dari jaringan ikat payudara. Kebanyakan tumor phyllodes bersifat jinak, tetapi sebagian bisa berubah menjadi ganas. Sementara pengobatan umumnya dilakukan dengan operasi untuk mencegah risiko kekambuhan.

Kesimpulan

Memahami berbagai jenis kanker payudara membantu kamu lebih peka terhadap gejala dan risiko sejak dini. Pemeriksaan rutin dan konsultasi dengan tenaga medis sangat penting untuk deteksi dan penanganan yang tepat.

Lakukan Pemeriksaan Klinis di Kaiser Cancer Center untuk hasil yang akurat dan tepercaya. Mari jaga kesehatan payudara dengan #CareWithClarity.

Artikel Terkait

A doctor smiling at a patient at Kaiser Cancer Center

Tim Kaiser Siap Menemani Setiap Langkahmu

Kami percaya, setiap langkah menuju pemulihan layak mendapat dukungan terbaik. Tim Kaiser hadir untuk mendampingimu—membawa ketenangan, harapan, dan dukungan di setiap tahap perjalananmu melalui pendekatan medis berteknologi mutakhir dan berstandar global.

Dapatkan Informasi Terbaru dari Kaiser

Subscribe untuk tetap terhubung dan menerima update terbaru dari Kaiser.