Logo

Pentingnya SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Penulis: Tim Kaiser Cancer Center

Bagikan:

detail image article
Diagnosis & Screening

SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) adalah metode mandiri yang mudah dilakukan untuk mengenali kondisi payudara. Dengan rutin melakukan SADARI, kamu bisa lebih peka terhadap perubahan yang mungkin menjadi tanda awal kanker payudara.

Tidak diperlukan alat khusus atau waktu lama untuk melakukan SADARI di rumah. Kamu bisa pelajari panduan lengkap tentang langkah-langkah melakukan SADARI dan manfaatnya dalam artikel berikut. Jadi, mari simak sampai akhir!

Apa Itu SADARI?

SADARI adalah pemeriksaan mandiri yang dilakukan dengan pengamatan visual dan perabaan untuk mengenali perubahan pada payudara. Menurut Kementerian Kesehatan RI, SADARI bertujuan untuk mendeteksi dini adanya benjolan atau perubahan yang bisa mengarah pada kanker payudara.

SADARI penting dilakukan karena pelaksanaan deteksi dini ini meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan. Selain itu, SADARI tidak memerlukan alat khusus dan bisa dilakukan di rumah sehingga bisa membantu kamu mengenali kondisi normal payudara. Dengan demikian, perubahan kecil pun bisa segera terdeteksi.

Melalui SADARI, kamu dapat memahami bentuk, tekstur, dan kondisi payudara sehingga lebih peka terhadap tanda-tanda abnormal. Kebiasaan ini membantu mendeteksi perubahan sekecil apa pun sejak dini, sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius dan memerlukan penanganan medis.

Manfaat Melakukan SADARI

Melakukan SADARI secara rutin membantu kamu mengenali kondisi payudara sendiri dengan lebih baik. Berikut beberapa manfaat SADARI yang perlu kamu ketahui:

  • Mendeteksi kanker payudara lebih awal.
  • Membiasakan kamu memahami apa yang normal bagi tubuhmu.
  • Tidak membutuhkan alat khusus dan bisa dilakukan di rumah.
  • Memberikan rasa tenang karena kamu proaktif menjaga kesehatan.
  • Memudahkan konsultasi dengan dokter ketika ada perubahan mencurigakan.
  • Meningkatkan kesadaran diri terhadap kesehatan payudara secara keseluruhan.

Langkah-Langkah Melakukan SADARI

Bagaimana cara pemeriksaan SADARI? Lakukan SADARI sebulan sekali, idealnya 7–10 hari setelah menstruasi saat payudara tidak terlalu sensitif. Bagi yang sudah menopause, pilih tanggal tetap setiap bulan.

Adapun cara yang bisa kamu ikuti untuk membantu mengenali kondisi payudaramu dengan lebih baik, antara lain:

1. Saat di Depan Cermin

Salah satu cara melakukan SADARI adalah dengan memeriksa payudara di depan cermin. Kamu bisa mulai dengan berdiri di depan cermin dan membuka pakaian bagian atas. Kemudian, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Lepas pakaian bagian atas dan amati bentuk, ukuran, dan simetri payudara.
  • Perhatikan perubahan kulit seperti tekstur kulit jeruk, kemerahan, atau luka.
  • Cek apakah ada cairan keluar dari puting tanpa tekanan.
  • Amati perubahan posisi atau bentuk puting.

2. Saat Mandi

Selain saat bercermin, kamu juga bisa melakukan SADARI ketika sedang mandi. Cara ini lebih mudah karena kondisi kulit lebih licin sehingga jari dapat bergerak lebih mulus. Gunakan ujung jari untuk meraba area payudara secara perlahan, lalu ikuti langkah-langkah berikut:

  • Angkat satu tangan ke atas, gunakan tangan lainnya untuk meraba payudara.
  • Gunakan ujung jari untuk meraba dengan gerakan melingkar dan tekanan bertahap.
  • Periksa seluruh area termasuk ketiak dan tulang selangka.

3. Saat Berbaring

Kamu juga bisa melakukan SADARI ketika berbaring. Pastikan kamu berada dalam posisi nyaman agar pemeriksaan lebih optimal. Kemudian, kamu juga dapat mengoleskan lotion terlebih dahulu. Setelah siap, lanjutkan dengan langkah-langkah berikut:

  • Letakkan bantal kecil di bawah bahu, angkat tangan ke belakang kepala.
  • Gunakan jari tangan lainnya untuk meraba seluruh area payudara dengan gerakan melingkar.
  • Periksa area puting dan sekitarnya.

Tanda yang Perlu Diwaspadai saat Melakukan SADARI

Jika kamu menemukan salah satu dari tanda berikut, segera konsultasikan ke dokter:

  • Benjolan keras yang tidak bisa digerakkan.
  • Cairan dari puting (bercampur darah atau nanah).
  • Perubahan kulit: menebal, bersisik, atau seperti kulit jeruk.
  • Puting masuk ke dalam, luka, atau perubahan bentuk.
  • Pembesaran payudara sepihak, kemerahan, atau terasa hangat.
  • Benjolan di ketiak (kemungkinan pembesaran kelenjar getah bening).

Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan lanjutan seperti USG, mamografi, atau biopsi jika diperlukan.

Kapan dan Seberapa Sering Melakukan SADARI?

SADARI dianjurkan dilakukan satu kali setiap bulan. Untuk kamu yang masih menstruasi, waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah 7-10 hari setelah haid selesai saat payudara tidak terlalu sensitif.

Sementara itu, bagi yang sudah menopause atau memiliki siklus haid tidak teratur, pilih satu tanggal yang sama setiap bulan untuk melakukan SADARI agar lebih mudah diingat.

Kebiasaan ini idealnya mulai dilakukan sejak kamu berusia sekitar 20 tahun sebagai langkah awal menjaga kesehatan payudara.

Dengan rutin memeriksa payudara sejak muda, kamu akan lebih cepat mengenali tanda perubahan yang tidak wajar. Semakin dini SADARI dibiasakan, semakin besar peluang mendeteksi risiko kanker payudara lebih awal.

Kesimpulan

SADARI adalah langkah sederhana namun penting dalam menjaga kesehatan payudara. Dengan mengenali kondisi normal dan perubahan yang terjadi, kamu bisa mendeteksi risiko kanker lebih awal.

Jika kamu menemukan perubahan yang mencurigakan, segera lakukan Pemeriksaan Klinis di Kaiser Cancer Center bersama tenaga medis profesional. Kami hadir untuk mendukungmu dengan fasilitas lengkap dan pendekatan penuh empati.

Yuk, lindungi kesehatan payudaramu bersama Kaiser Cancer Center, #CareWithClarity.

Artikel Terkait

A doctor smiling at a patient at Kaiser Cancer Center

Tim Kaiser Siap Menemani Setiap Langkahmu

Kami percaya, setiap langkah menuju pemulihan layak mendapat dukungan terbaik. Tim Kaiser hadir untuk mendampingimu—membawa ketenangan, harapan, dan dukungan di setiap tahap perjalananmu melalui pendekatan medis berteknologi mutakhir dan berstandar global.

Dapatkan Informasi Terbaru dari Kaiser

Subscribe untuk tetap terhubung dan menerima update terbaru dari Kaiser.