Logo

7 Gejala Kanker Payudara yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

Penulis: Tim Kaiser Cancer Center

Bagikan:

detail image article
General Topic

Perubahan pada payudara adalah hal yang umum terjadi, terutama pada wanita. Namun, tidak semuanya bisa dianggap sepele. Ada tanda-tanda tertentu yang perlu dikenali sejak awal karena dapat menjadi indikasi kanker payudara.

Memahami ciri-ciri atau gejala kanker payudara bisa menjadi langkah pertama untuk menjaga kesehatan tubuh. Mari simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

Gejala Kanker Payudara

Kanker payudara bisa menimbulkan berbagai perubahan pada jaringan payudara, mulai dari munculnya benjolan hingga perubahan bentuk dan warna kulit.

Memang tidak semua benjolan bersifat kanker, tapi sebaiknya kenali tanda-tandanya untuk deteksi dini. Beberapa gejalanya meliputi:

1. Benjolan pada Payudara

Munculnya benjolan di payudara adalah gejala kanker payudara yang paling sering ditemukan. Meski begitu, sebagian besar benjolan tidak berbahaya dan disebut benjolan jinak. Benjolan ini bisa berupa:

  • Kelenjar normal yang terasa lebih menonjol, terutama menjelang periode menstruasi.
  • Kista, yaitu kantung berisi cairan pada jaringan payudara yang cukup sering terjadi.
  • Fibroadenoma, yaitu kumpulan jaringan ikat dan kelenjar payudara yang lebih umum ditemukan pada wanita di bawah usia 40 tahun.

Sebaliknya, benjolan kanker biasanya terasa lebih keras, permukaannya tidak rata, dan menempel pada jaringan sekitar sehingga sulit digerakkan. Biasanya hanya muncul satu dan tidak menimbulkan rasa sakit ketika ditekan pada tahap awal, tetapi dapat berkembang hingga terasa nyeri.

Karena sulit membedakan benjolan jinak dan ganas secara awam, setiap benjolan pada payudara sebaiknya diperiksa oleh dokter. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui mamografi atau USG payudara.

2. Benjolan di Ketiak

Benjolan di ketiak biasanya terjadi karena pembesaran kelenjar getah bening akibat infeksi. Namun, jika muncul tanpa sebab jelas, terasa keras, atau tidak mengecil setelah beberapa minggu, ini bisa menjadi tanda penyebaran sel kanker payudara.

Kelenjar getah bening di ketiak adalah jalur utama penyebaran kanker, sehingga benjolan di area ini perlu diwaspadai. Meski sering sulit terlihat, benjolan dapat dirasakan saat disentuh.

Jika pembengkakan menetap, terutama disertai gejala lain seperti perubahan bentuk payudara atau keluarnya cairan dari puting, segera konsultasikan ke dokter.

3. Ukuran Payudara Membesar di Satu Sisi

Perbedaan ukuran kecil antara payudara kiri dan kanan sebenarnya normal. Namun, perubahan drastis disertai benjolan atau rasa nyeri bisa menjadi ciri-ciri payudara tidak normal yang perlu diperhatikan.

Kanker payudara bisa diindikasikan dari perubahan bentuk dan ukuran pada salah satu sisi payudara. Biasanya, payudara yang terpengaruh tampak membesar, terasa tegang, atau terlihat tarikan.

4. Tekstur Kulit Payudara Berubah

Perubahan pada permukaan kulit payudara juga bisa menjadi salah satu gejala kanker payudara. Dalam kondisi ini, kulit mungkin tampak menebal, berlesung, atau memiliki tampilan seperti kulit jeruk (peau d’orange).

Terkadang juga muncul ruam, kemerahan, atau luka kecil yang tidak kunjung sembuh. Pada beberapa orang, terutama dengan warna kulit lebih gelap, perubahan ini mungkin terlihat seperti area yang lebih gelap atau kecoklatan.

Perubahan ini juga bisa disebabkan akibat infeksi atau kondisi kulit lainnya. Jika tidak membaik setelah beberapa waktu, sebaiknya segera periksa lebih lanjut.

5. Cairan Keluar dari Puting

Keluarnya cairan dari puting padahal tidak sedang hamil atau menyusui juga bisa menjadi gejala kanker payudara. Cairan ini bisa berwarna bening/transparan, kekuningan, atau bahkan bercampur darah.

Beberapa studi ilmiah, salah satunya dari Journal of the Faculty of Medicine Baghdad (2021) menyebutkan bahwa sekitar 5–10% kasus dengan cairan berdarah terkait kanker payudara atau lesi pra-kanker.

Meskipun kondisi ini dapat disebabkan oleh faktor lain, seperti infeksi atau gangguan hormonal, pemeriksaan medis tetap direkomendasikan untuk menyingkirkan kemungkinan kanker.

6. Puting Tampak Masuk ke Dalam

Perubahan posisi puting, seperti tampak masuk ke dalam atau tertarik ke salah satu sisi juga bisa menjadi ciri-ciri payudara tidak normal. Hal ini terjadi karena sel kanker menarik jaringan di sekitar puting sehingga mengubah bentuk alaminya.

Segeralah konsultasi ke dokter apabila payudara tidak kunjung kembali normal dan disertai keluarnya cairan atau mengelupasnya kulit di sekitar puting.

7. Nyeri Payudara

Rasa nyeri pada payudara cukup umum dan tidak selalu disebabkan oleh kanker. Nyeri bisa muncul karena perubahan hormon, siklus menstruasi, atau penggunaan obat tertentu. Namun, hal ini perlu diwaspadai apabila rasa sakit hanya terjadi di satu area, menetap, atau disertai benjolan.

Ingat, ciri-ciri payudara sehat umumnya tidak muncul nyeri berkepanjangan atau perubahan mencolok pada bentuk dan tekstur kulit.

Gejala Kanker Payudara Berdasarkan Jenisnya

Tidak semua jenis kanker payudara menunjukkan gejala yang sama. Beberapa tipe langka memiliki tanda yang berbeda dari ciri-ciri kanker payudara pada umumnya. Mengetahui perbedaannya bisa membantu proses deteksi dan diagnosis lebih awal. Berikut penjelasannya:

1. Gejala Kanker Payudara Inflamasi

Kanker payudara inflamasi termasuk jenis yang jarang (0,5–2% kasus), tetapi agresif dan bisa berkembang cepat. Berbeda dari kanker payudara biasa, kondisi ini tidak selalu menimbulkan benjolan. Tanda yang paling sering muncul antara lain:

  • Payudara kemerahan, tampak meradang dan bengkak.
  • Kulit terasa hangat, dan nyeri saat disentuh.
  • Permukaan kulit berubah seperti kulit jeruk.
  • Pembesaran kelenjar getah bening di ketiak atau atas tulang selangka.

Kondisinya yang menyerupai infeksi tidak jarang membuat banyak orang mengiranya sebagai mastitis atau iritasi kulit.

Apabila gejalanya tidak membaik dengan pengobatan biasa, segera ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

2. Gejala Penyakit Paget

Penyakit Paget pada payudara juga termasuk jenis yang langka. Penyakit ini menyerang kulit di sekitar puting dan areola sehingga sering dikira eksim.

Gejala penyakit Paget mirip gangguan kulit biasa sehingga banyak orang tidak menyadarinya. Adapun gejala penyakit Paget meliputi:

  • Ruam bersisik atau kering di area puting dan sekitarnya.
  • Gatal, perih, atau terbakar di sekitar puting.
  • Kulit menebal atau tampak mengelupas.
  • Puting tampak rata atau masuk ke dalam.
  • Keluarnya cairan kekuningan atau berdarah dari puting.

3. Gejala Kanker Payudara pada Pria

Meskipun jarang terjadi (kurang dari 1% kasus), kanker payudara pada pria memiliki gejala yang hampir sama dengan wanita. Tanda atau ciri-ciri payudara tidak sehat pada pria yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Benjolan atau penebalan pada jaringan payudara yang biasanya tidak nyeri.
  • Perubahan pada kulit payudara, seperti mengerut, memerah, atau bersisik.
  • Perubahan bentuk puting, misalnya menjadi rata, masuk ke dalam, atau terasa nyeri.
  • Keluarnya cairan dari puting, baik bening, kekuningan, atau pun berdarah.

Mengingat payudara pria berukuran lebih kecil, benjolan atau perubahan bentuk biasanya lebih mudah dirasakan. Meski begitu, banyak pria tidak menyadari bahwa mereka juga bisa terkena kanker payudara sehingga kasus sering terdeteksi setelah masuk tahap lanjut.

Apakah Gejala Tersebut Selalu Menandakan Kanker Payudara?

Tidak semua perubahan pada payudara mengindikasikan kanker. Beberapa kondisi seperti kista, fibroadenoma, perubahan fibrokistik, dan lipoma juga bisa menimbulkan gejala serupa.

Benjolan juga bisa muncul karena abses, yaitu kumpulan cairan akibat infeksi, atau jaringan lemak yang rusak (fat necrosis) setelah cedera atau operasi payudara.

Di sisi lain, puting kering, gatal, atau nyeri umumnya disebabkan oleh hal ringan, seperti iritasi kulit, infeksi jamur, dermatitis kontak, eksim, maupun perubahan hormon selama siklus menstruasi. Kondisi ini juga dapat terjadi saat masa kehamilan atau menyusui. Biasanya juga akan membaik sendiri seiring waktu.

Meskipun sebagian besar perubahan tersebut tidak berbahaya, sebaiknya pahami perbedaan antara ciri-ciri payudara normal dan ciri-ciri payudara tidak normal agar bisa waspada sejak dini. Jika muncul gejala yang mencurigakan, segera periksakan kondisi ke dokter.

Kesimpulan

Gejala kanker payudara bisa bervariasi, mulai dari tanda umum hingga gejala khusus pada tipe langka dan pria. Namun, tidak semua perubahan berarti kanker. Satu-satunya cara memastikannya adalah dengan menjalani pemeriksaan medis.

Lindungi diri Anda dengan deteksi dini. Kaiser Cancer Center menyediakan layanan Pemeriksaan Klinis dan teknologi diagnostik modern untuk memastikan kesehatan payudara Anda.

Jangan tunda, jadwalkan pemeriksaan sekarang di Kaiser Cancer Center, #CareWithClarity.

Artikel Terkait

A doctor smiling at a patient at Kaiser Clinic

Tim Kaiser Siap Menemani Setiap Langkahmu

Kami percaya, setiap langkah menuju pemulihan layak mendapat dukungan terbaik. Tim Kaiser hadir untuk mendampingimu—membawa ketenangan, harapan, dan dukungan di setiap tahap perjalananmu melalui pendekatan medis berteknologi mutakhir dan berstandar global.

Dapatkan Informasi Terbaru dari Kaiser

Subscribe untuk tetap terhubung dan menerima update terbaru dari Kaiser.