Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) adalah metode yang efektif untuk mendeteksi perubahan pada payudara sejak dini. Dengan rutin melakukan SADARI, kamu bisa lebih peka terhadap tanda-tanda awal kanker payudara dan segera mendapatkan penanganan medis yang sesuai.
Lantas, bagaimana cara melakukan SADARI? Jangan khawatir, artikel ini akan menjelaskan langkah-langkah sederhana melakukan SADARI yang dapat kamu lakukan di rumah. Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Bagaimana Cara Melakukan SADARI?
Terdapat beberapa langkah SADARI menurut Kemenkes (Kementerian Kesehatan) dan organisasi kesehatan global yang bisa kamu terapkan di rumah. Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Amati Payudara di Depan Cermin
Langkah SADARI yang pertama adalah dengan berdiri di depan cermin dan amati payudara. Berikut panduannya:
- Berdirilah dengan tegak tanpa mengenakan pakaian atas.
- Kemudian, perhatikan bentuk, ukuran, dan simetri payudara.
- Amati apakah terdapat perubahan kulit, seperti kerutan, lekukan, atau tampilan seperti kulit jeruk.
- Angkat kedua tangan ke atas kepala dan kembali amati payudara.
Catatan: Perbedaan ukuran antara payudara kiri dan kanan adalah hal yang normal sehingga kamu tidak perlu panik jika mendapati kondisi ini.
2. Tegangkan Otot Dada
Selanjutnya, tegangkan otot dada untuk membantu menonjolkan bentuk atau benjolan yang mungkin tersembunyi. Berikut caranya:
- Letakkan kedua tangan di pinggang.
- Lalu, dorong siku ke depan.
3. Raba Payudara dengan Tangan
Langkah-langkah melakukan SADARI selanjutnya adalah meraba payudara dengan cara berikut:
- Angkat lengan kiri dan gunakan tiga jari kanan untuk meraba payudara kiri.
Lakukan gerakan:
- Melingkar dari tepi ke arah puting.- Spiral dari luar ke dalam.
- Ulangi pada payudara kanan.
4. Periksa Puting
Memeriksa kondisi puting adalah salah satu langkah penting yang juga perlu dilakukan. Simak caranya di bawah ini:
- Tekan lembut puting untuk melihat apakah ada cairan keluar.
- Apabila puting mengeluarkan cairan abnormal (berwarna kuning, hijau, atau berdarah), segera konsultasikan ke dokter.
5. SADARI saat Berbaring
Bagaimana cara melakukan SADARI saat berbaring? Kamu dapat memulainya dengan cara berikut:
- Letakkan bantal kecil di bawah bahu dan tangan di belakang kepala.
- Raba seluruh area payudara menggunakan gerakan yang sama seperti saat berdiri.
6. Perhatikan Area Ketiak dan Tulang Selangka
Berikan perhatian lebih pada bagian tepi luar payudara yang dekat dengan lipatan ketiak. Area ini penting untuk diperiksa karena jaringan payudara tidak hanya terbatas di bagian utama payudara, tetapi juga meluas hingga ke area ketiak.
Kenali Batas Payudara
Selain itu, penting juga untuk mengetahui batas-batas payudara agar seluruh area dapat diperiksa secara menyeluruh dan berurutan, tanpa ada yang terlewat. Berikut batas-batasnya:
- Atas: Sekitar 1–2 jari di bawah tulang selangka.
- Bawah: Lipatan bawah payudara.
- Luar: Dari tengah ketiak ke bawah.
- Dalam: Garis tengah dada.
Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai
Jika kamu menemukan perubahan atau benjolan pada payudara, jangan panik. Sebab, hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai faktor dan tidak selalu mengarah pada kanker payudara.
Meski begitu, jika kamu menemukan salah satu dari tanda berikut saat melakukan SADARI, segera konsultasikan ke dokter:
- Benjolan keras di payudara atau ketiak.
- Perubahan pada kulit payudara, seperti berkeriput atau adanya cekungan.
- Perubahan bentuk atau ukuran payudara.
- Puting tertarik ke dalam atau mengeluarkan cairan abnormal (misalnya darah)
- Ruam, kemerahan, atau luka di sekitar puting.
- Nyeri yang menetap di satu area payudara.
Catatan: Tidak semua benjolan berarti kanker. Oleh karena itu, segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Waktu yang Ideal untuk Melakukan SADARI
SADARI merupakan pemeriksaan mandiri yang sebaiknya dilakukan secara teratur. Adapun waktu paling ideal untuk melakukan SADARI yaitu pada hari ke-7 hingga ke-10 setelah hari pertama menstruasi.
Sementara itu, bagi wanita yang sudah menopause, pemeriksaan ini bisa dijadwalkan pada tanggal yang sama setiap bulan agar lebih mudah diingat dan konsisten dilakukan.
Kesimpulan
Demikian penjelasan mengenai bagaimana cara melakukan SADARI yang perlu diketahui. SADARI adalah langkah sederhana untuk mengenali kondisi tubuh dan mendeteksi perubahan pada payudara yang bisa mengarah ke kanker. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk melakukannya secara rutin sebagai bentuk kepedulian pada diri sendiri.
Jika kamu merasakan ada hal yang berbeda atau mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter. Kamu dapat melakukan Pemeriksaan Klinis di Kaiser Cancer Center bersama tenaga kesehatan profesional untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Mari jaga kesehatan payudaramu bersama Kaiser Cancer Center, #CareWithClarity.







