Logo

Jenis Pengobatan Kanker Payudara yang Umum Dilakukan

Penulis: Tim Kaiser Cancer Center

Bagikan:

detail image article
Treatment

Kanker payudara adalah penyakit yang membutuhkan penanganan menyeluruh dan tepat sasaran. Pengobatannya disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, mulai dari stadium kanker, jenis sel kanker, hingga respons tubuh terhadap terapi.

Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang tepat, peluang untuk sembuh atau mencapai remisi tetap terbuka lebar. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai berbagai jenis pengobatan kanker payudara yang tersedia saat ini.

Jenis Pengobatan Kanker Payudara

Banyak yang bertanya, apakah penderita kanker payudara bisa sembuh? Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang tepat, peluang remisi (berkurangnya gejala) atau hasil yang lebih baik tetap terbuka lebar.

Tak jarang juga muncul pertanyaan, berapa lama penderita kanker payudara bisa bertahan hidup? Hal ini bergantung pada banyak faktor.

Pengobatan kanker payudara biasanya melibatkan kombinasi beberapa terapi. Pemilihannya bergantung pada stadium penyakit, kondisi fisik pasien, serta hasil pemeriksaan laboratorium dan imaging.

1. Operasi Lumpektomi

Operasi lumpektomi merupakan salah satu metode pengobatan kanker payudara yang bertujuan mengangkat benjolan kanker tanpa mengangkat seluruh jaringan payudara.

Prosedur ini mengambil sedikit jaringan sehat di sekitar area tumor untuk memastikan tidak ada sel kanker yang tersisa.

Tindakan ini umumnya direkomendasikan bagi pasien dengan kanker stadium awal karena mampu mempertahankan bentuk payudara secara keseluruhan.

2. Operasi Mastektomi

Berbeda dengan operasi lumpektomi, operasi mastektomi justru dilakukan dilakukan dengan mengangkat seluruh jaringan payudara yang terkena kanker. Tindakan ini biasanya direkomendasikan jika ukuran tumor cukup besar atau sel kanker telah menyebar luas.

3. Operasi Kelenjar Getah Bening

Jika hasil biopsi menunjukkan penyebaran kanker, dokter dapat melakukan pengangkatan kelenjar getah bening untuk menentukan stadium dan rencana terapi. Prosedur ini sering dilakukan bersamaan dengan lumpektomi atau mastektomi.

4. Radioterapi

Radioterapi kanker payudara menggunakan sinar berkekuatan tinggi untuk membunuh sel kanker yang tersisa setelah operasi. Terapi ini bertujuan mencegah kanker tumbuh kembali di area yang sama.

Biasanya, radioterapi dilakukan selama beberapa minggu dengan dosis yang disesuaikan kondisi pasien. Proses ini membantu menghancurkan sel kanker secara perlahan tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.

5. Kemoterapi

Kemoterapi melibatkan pemberian obat-obatan untuk menghentikan pertumbuhan dan membunuh sel kanker. Terapi ini bisa dilakukan sebelum atau sesudah operasi, dan sering dikombinasikan dengan radioterapi.

Banyak yang bertanya, apakah kanker payudara bisa sembuh tanpa kemoterapi? Sembuh tidaknya kondisi tergantung pada jenis dan stadium kanker, serta hasil pemeriksaan reseptor hormon dan HER2. Namun, tidak semua pasien memerlukan kemoterapi.

6. Terapi Hormon

Terapi hormon umumnya diberikan jika kanker payudara peka terhadap hormon estrogen atau progesteron. Obat-obatan tertentu digunakan untuk menekan atau menghambat kerja hormon yang memicu pertumbuhan sel kanker. Metode ini biasanya dijalankan dalam jangka panjang untuk mencegah kondisi kambuh.

7. Terapi Target

Terapi target adalah pengobatan kanker payudara yang menargetkan molekul tertentu penyebab pertumbuhan sel kanker. Berbeda dengan kemoterapi, terapi ini lebih spesifik karena hanya menargetkan sel abnormal tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.

8. Imunoterapi

Imunoterapi merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan menghancurkan sel kanker. Terapi ini digunakan pada kasus tertentu dan disesuaikan dengan profil genetik kanker.

Efek Samping Pengobatan Kanker Payudara

Selain efek samping yang muncul selama masa pengobatan, beberapa metode pengobatan kanker payudara juga dapat menyebabkan efek jangka panjang atau muncul beberapa bulan hingga tahun setelah terapi selesai.

  • Efek samping dari radioterapi: Radioterapi pada area payudara dapat menyebabkan peradangan paru (pneumonitis), pembengkakan lengan (terutama setelah pengangkatan kelenjar getah bening), fibrosis jaringan payudara, perubahan warna kulit, serta peningkatan risiko penyakit jantung koroner, khususnya bila terapi dilakukan pada payudara kiri.
  • Efek samping dari kemoterapi: Beberapa pasien yang menjalani kemoterapi dapat mengalami gangguan jantung seperti gagal jantung, pembekuan darah, menopause dini, atau bahkan risiko terkena kanker sekunder seperti leukemia.
  • Efek samping dari terapi target: Penggunaan obat target seperti trastuzumab, lapatinib, atau pertuzumab juga dapat menimbulkan gangguan pada fungsi jantung. Efek ini biasanya berupa penurunan kemampuan jantung memompa darah hingga risiko gagal jantung.

Mana Pengobatan yang Tepat?

Pemilihan pengobatan kanker payudara sangat bergantung pada faktor-faktor berikut:

  • Stadium penyakit.
  • Kondisi fisik pasien.
  • Hasil pemeriksaan ER, PR, dan HER2.

Dokter akan menyusun rencana pengobatan berdasarkan kombinasi terapi yang paling efektif dan aman. Beberapa pasien cukup dengan operasi dan radioterapi, sementara lainnya memerlukan kemoterapi, terapi hormon, terapi target, atau imunoterapi.

Kesimpulan

Pengobatan kanker payudara memerlukan pendekatan menyeluruh yang disesuaikan dengan kondisi setiap pasien. Oleh karena itu, langkah pengobatan perlu didiskusikan dengan dokter untuk menentukan terapi yang paling efektif dan aman sesuai kondisi tubuh pasien dan jenis kanker.

Jika kamu sedang menjalani perawatan atau berencana memulai pengobatan kanker payudara, segera lakukan Terapi Sistemik di Kaiser Cancer Center. Di sini, kamu akan dibantu oleh tim medis profesional yang siap membantu setiap pasien menjalani proses pengobatan dengan nyaman.

Percayakan langkah perawatan kesehatan payudaramu bersama Kaiser Cancer Center, #CareWithClarity.

A doctor smiling at a patient at Kaiser Cancer Center

Tim Kaiser Siap Menemani Setiap Langkahmu

Kami percaya, setiap langkah menuju pemulihan layak mendapat dukungan terbaik. Tim Kaiser hadir untuk mendampingimu—membawa ketenangan, harapan, dan dukungan di setiap tahap perjalananmu melalui pendekatan medis berteknologi mutakhir dan berstandar global.

Dapatkan Informasi Terbaru dari Kaiser

Subscribe untuk tetap terhubung dan menerima update terbaru dari Kaiser.